Wednesday, February 15, 2012

a) Pengaruh Konsentrasi Terhadap Laju Reaksi b) Pengaruh Suhu Terhadap Laju Reaksi c) Pengaruh Katalis Terhadap Laju Reaksi

print this page Print

 Tugas Kimia

a)   Pengaruh Konsentrasi Terhadap Laju Reaksi
b)   Pengaruh Suhu Terhadap Laju Reaksi
c)    Pengaruh Katalis Terhadap Laju Reaksi





Nama : Yohansli Noya
Kls : XI IPA-2

SMA Negeri 5 Ambon



Kata Pengantar
          Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa, yang telah memberi karunia, kekuatan, kesehatan, kesempatan, serta penjagaan dan perlindungannya, sehingga penulis dapat melakukan praktikum dengan segala yang baik, dan dapat menyelesaikan penyusunan hasil laporan praktikum ini.                                                                                                                    
           Pada kesempatan ini juga penulis menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ibu guru kimia yang telah memberikan arahan, petunjuk dan bimbingan kepada penulis, rasa terima kasih penulis juga sampaikan kepada teman-teman sekalian dimana telah bekerja sama didalam melakukan praktek dengan segala yang baik, penulis juga menyampaikan rasa terima kasih kepada berbagai pihak yang penulis tidak dapat sebutkan namanya satu persatu, yang telah memberikan bantuan baik secara moril maupun material, sekali lagi penulis mengucapkan banyak terima kasih, penulis tidak dapat membalas semua kebaikan dan budi baik yang telah diberikan tetapi penulis hanya dapat berdoa kiranya Tuhan Yesus yang adalah sebagai sumber berkat itu mau selalu memberkati, menjaga dan melindungi dengan anugerahnya yang melimpah.
          Semoga hasil laporan praktikum yang telah penulis susun ini dapat menjadi sumber inspirasi, motivasi bagi setiap orang yang membacanya, tetapi penulis juga menyadari bahwa hasil laporan praktikum ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk setiap saran positif yang membangun dari ibu guru sangatlah penuliis harapkan demi dan untuk perbaikan kedepan.
        Akhir kata penulis mengucapkan selamat membaca, semoga bermanfaat, Tuhan Yesus memberkati.

Ambon , 17 November  2011
                                                                        

                                                                                        Penulis


Daftar Isi
Judul
Halaman
Judul

Kata pengantar
1
Daftar isi
2
Bab I

  -          Pengaruh konsentrasi terhadap laju reaksi
a) Tujuan
b) Tinjauan pustaka
c) Metode percobaan
- Alat
- Bahan
d) Cara kerja
e) Hasil dan pembahasan
f) Pertanyaan
g) Jawaban
4
4
4
4
4
4
5
5
5
6
Bab II

  -          Pengaruh suhu terhadap laju reaksi
a) Tujuan
b) Tinjauan pustaka
c) Metode percobaan
- Alat
- Bahan
d) Cara kerja
e) Hasil dan pembahasan
f) Pertanyaan
g) Jawaban
6
6
6
6
7
7
7
8
8
8
Bab III

  -          Pengaruh katalis terhadap laju reaksi
a) Tujuan
b) Tinjauan pustaka
c) Metode pustaka
- Alat
- Bahan
d) Cara kerja
e) Hasil dan pembahasan
f) Pertanyaan
g) Jawaban
Penutup
  -          Kesimpulan
9
9
9
9
9
9
10
10
10
10
11
11
Daftar pustaka
13
Tabung Reaksi
Reaktan
Waktu (detik)
1

2

3

4
Pita Mg + HCL 0,5 M

Pita Mg + HCL 1 M

Pita Mg + HCL 2 M

Pita Mg + Hcl 3 M
05 : 36 : 90

02 : 19 : 50

O1 : 26 : 54
Percobaan
Larutan
Suhu (oC)
Waktu (detik)
HCL 0,1 M
Na2S2O3 0,1 M

1

2

3

4

25

25

25

25

25

25

25

25

27

40

50

60

03 : 27 : 48

01 : 35 : 50

02 : 46 : 42

01 : 59 : 36
No
Larutan
Pengamatan
1


2


3
H2O2


H2O2 + NaCl 0,1 M


H2O2 + FeCl 0,1 M
Muncul sedikit gelembung dan larutannya berwarna bening
                         
Muncul sedikit gelembung dan warna larutan pudar/buram

Gelembung banyak dan cepat, dan warna mulai kecokelatan





Judul : Pengaruh Konsentrasi Terhadap Laju Reaksi

Tujuan : Mengamati Pengaruh Konsentrasi Terhadap Laju Reaksi

Tinjauan Pustaka :
 ü Laju Reaksi didefinisikan sebagai perubahan konsentrasi reaktan atau produk tiap satuan waktu
 ü Konsentrasi : Reaksi kimia akan berlangsung lebih cepat atau laju reaksi semakin besar jika konsentrasi zat yang bereaksi semakin besar. Hal ini disebabkan semakin besar konsentrasi pereaksi, maka semakin banyak partikel-partikel zat yang bereaksi. Akibatnya, kemungkinan tumbukan yang berhasil maka semakin banyak zat baru yang terbentuk. Dengan demikian, reaksi semakin cepat berlangsung.
Metode Percobaan :
   A.    Alat dan Bahan

a)      Alat :
- Tabung reaksi
- Stopwatch
- Ampelas

b)      Bahan :

- Pita Mg
- HCL 0,5 M , 1 M , 2 M



   B.     Cara Kerja :
1. Siapkan tabung reaksi dengan pita Mg yang telah diampelas. Beri nomor 1-3.
2. Isi tabung reaksi 1 dengan larutan HCL 0,5 M sebanyak 3 ml.
3. Hitung waktu reaksi dengan stopwatch, dimulai saat larutan HCL dituangkan sampai pita Mg habis bereaksi. Catat waktunya.
4. Ulangi langkah tersebut untuk larutan HCL 0,5 M , 1 M , dan 2 M pada kedua tabung reaksi lainnya.
5. Catat waktu yang diperlukan untuk bereaksi dalam sebuah tabel seperti contoh berikut.

Hasil dan Pembahasan :

Ø Pertanyaan :
1. Diantara keempat reaksi tersebut diatas, reaksi manakah yang memerlukan waktu paling lama?
2. Mengapa larutan HCL dengan konsentrasi 2 M paling cepat dilarutkan pita Mg?
3. Bagaimana persamaan reaksi pada percobaan ini?
4. Kesimpulan apa yang dapat anda peroleh dari percobaan ini?

Ø Jawaban :
1. Reaktan 0,5 M.
2. Karena semakin tinggi konsentrasi zat, semakin besar atau semakin cepat pula laju reaksinya.
3. V = K (Pita Mg) (HCL).
4. Dari percobaan dan pengamatan dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi konsentrasi HCL, pita Mg akan cepat bereaksi dengan waktu yang diperlukan juga sedikit.




Judul : Pengaruh Suhu Terhadap Laju Reaksi

Tujuan : Mengamati Pengaruh Suhu Terhadap Laju Reaksi

Tinjauan Pustaka :
 ü Laju Reaksi didefinisikan sebagai perubahan konsentrasi reaktan atau produk tiap satuan waktu
 ü Suhu : Reaksi kimia berlangsung lebih cepat pada suhu tinggi, semakin tinggi suhu maka energi kinetik zat-zat yang bereaksi semakin besar. Adanya energy kinetik yang tinggi menyebabkan gerakan antar molekul semakin acak dan cepat. Akibatnya, frekuensi tumbukan yang terjadi menjadi semakin besar. Tumbukan yang berhasil pun akan semakin banyak dan reaksi semakin cepat berlangsung.
Metode Percobaan :
   A.    Alat dan Bahan

a)      Alat :
- Gelas Kimia 100 ml (2 buah)
-  Kertas putih yang diberi tanda silang
-  Pembakar spirtus, kaki tiga, dan kasa
-  Termometer batang

b)      Bahan :
-  Larutan HCL 0,1 M
-  Larutan Na2S2O3 0,1 M

   B.     Cara Kerja :
1. Letakkan gelas kimia 100 ml diatas kertas putih bertanda silang.
2. Masukkan 25 ml larutan Na2S2O3 0,1 M kedalam gelas kimia tersebut.
3. Masukkan 25 ml larutan HCL 0,1 M kedalam gelas kimia berisi Na2S2O3 tersebut.
4. Catatlah waktu HCL mulai dituangkan sampai tanda silang tak terlihat lagi.
5. Ulangi langkah diatas untuk larutan HCL dan Na2S2O3 yang dipanaskan sampai 25oC.
6. Ulangi langkah yang sama dengan larutan Na2S2O3 dan HCL yang dipanaskan sampai 40oC , 50oC ,dan 60oC.
7. Tulis hasil pengamatan anda dalam tabel berikut.







Hasil dan Pembahasan :

Ø Pertanyaan :
1. Pada suhu berapakah reaksi berlangsung paling lama?
2. Mengapa semakin tinggi suhu, waktu yang diperlukan untuk bereaksi semakin sedikit?
3. Kesimpulan apa yang dapat anda peroleh dari percobaan ini?

Ø Jawaban :
1. Pada suhu 40oC.
2. Karena adanya energi kinetik yang tinggi menyebabkan gerakan antar molekul semakin cepat.
3. Dari percobaan dan pengamatan dapat disimpulkan bahwa ketika pemanasan dilakukan terlihat suhu yang lebih tinggi mempunyai waktu laju reaksi yang cepat, sehingga frekuensi tumbukan yang terjadi menjadi semakin besar dan reaksi semakin cepat berlangsung.



Judul Percobaan: Pengaruh Katalis Terhadap Laju Reaksi
Tujuan Percobaan:: Mengamati Pengaruh Katalis Terhadap Laju Reaksi

Tinjauan Pustaka:    
 ü Laju Reaksi didefinisikan sebagai perubahan konsentrasi reaktan atau produk tiap satuan waktu
ü Katalis : katalis yaitu zat yang dapat mempercepat laju reaksi, tetapi zat itu tidak dapat mengalami perubahan kimia secara kekal atau permanen, sehingga pada akhir reaksi zat tersebut dapat diperoleh kembali. Katalis dibedakan menjadi dua, yaitu katalis homogen dan katalis heterogen. Katalis homogen yaitu katalis yang mempunyai fase sama dengan fase pereaksi. Katalis heterogen yaitu katalis yang mempunyai fase berbeda dengan fase pereaksi. Penambahan katalis menyebabkan terbentuknya tahap-tahap reaksi tambahan yang memberikan jalan lain dengan energy aktivasi (Ea) lebih rendah. Energi aktivasi (Ea)  yaitu energy minimal yang harus dimiliki atau diberikan kepada partikel agar tumbukannya menghasilkan reaksi. Tahap-tahap reaksi tambahan berupa tahap pengikatan katalis dan tahap pelepasan katalis pada akhir reaksi. Katalis bersifat spesifik, yaitu hanya dapat berfungsi untuk suatu reaksi tertentu.
Metode Percobaan :
A.    Alat dan bahan

a)      Alat dan Bahan:
           -  Bekerglass 3 buah
           - Pipet tetes
           - Larutan hidrogen peroksida (H2O2)
b)      Cara Kerja:
1. Isilah ketiga bekerglass dengan 50 ml larutan H2O2, berilah nomor 1, 2, dan 3
2. Tambahkan 20 tetes NaCl 0,1M dalam bekerglass 2.
3. Tambahkan 20 tetes FeCl 0,1M dalam bekerglass 3.
4. Amatilah keadaan ketiga bekerglass tersebut secara bersamaan.
5. Catatlah hasil pengamatan anda.

Hasil dan Pembahasan
 
Ø Pertanyaan :
1. Bagaimanakah keadaan masing-masing larutan dalam ketiga bekerglass?
2. Bagaimana wrna larutan dalam beker gelas 3?
3. Diantara larutan NaCl dan FeCl3, manakah yang berperan sebagai katalis?
4. Apa kesimpulan dari percobaan ini?

Ø Jawaban :
1. Pada bakerglass pertama muncul sedikit gelembung dan warna larutan tetap berwarna bening.
Pada bakerglass kedua muncul sedikit gelembung dan warna larutan berubah warna putih keburaman.
Pada bakerglass ketiga muncul banyak gelembung dan cepat, dan warna larutan berubah sangat pekat menjadi kecokelatan.
2. Warna larutan berubah menjadi kecokelatan.
3. FeCl3 merupakan pereaksi katalis.
4. Dari percobaan tersebut dapat disimpulkan bahwa larutan yang merupakan pereaksi katalis yaitu FeCl3, karena FeCl3 dapat mempercepat dan menghasilkan banyak gelembung.
Penutup
   a.    Kesimpulan
       Saat melakukan reaksi, kadang-kadang kita ingin mempercepat atau memperlambat reaksi. Besarnya laju reaksi dari suatu reaksi kimia  dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu seperti  Pengaruh Konsentrasi, Pengaruh Suhu, Pengaruh Katalis. Jika kita hendak mengubah laju reaksi, maka faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi dapat diubah. Namun, untuk data sebuah percobaan denga variasi beberapa faktor, tidak semua faktor selalu berpengaruh. Konsentrasi : Reaksi kimia akan berlangsung lebih cepat atau laju reaksi semakin besar jika konsentrasi zat yang bereaksi semakin besar. Suhu : Reaksi kimia akan berlangsung lebih cepat pada suhu tinggi. Semakin tinggi suhu maka energi kinetik zat-zat yang bereaksi semakin besar. Katalis : zat katalis mempercepat laju reaksi, tetapi zat itu tidak mengalami perubahan kimia secara kekal atau permanen sehingga pada akhir reaksi zat tersebut dapat diperoleh kembali.


Daftar Pustaka
Purba, Michael. 2002. Kimia untuk SMA kelas XI. Jakartta: Erlangga
Mudji Rahardjo, Nani kartini, Ratih,  dan tine Maria Kuswati. 2000. Sains Kimia 2a untuk SMU kelas Tengah Tahun Pertama. Jakarta: Bumi Aksara
Sudiono, S, Sri Juari Santosa, dan Deni Pranowo. 2007. Kimia kelas XI untuk SMA dan MA. Klaten: Intan pariwara
www. Bookrags.com