Wednesday, January 21, 2015

Biografi Albert Einstein


Albert Einstein adalah seorang ilmuwan yang sangat terkenal di abad 21. Ia telah menyumbangkan banyak sekali karya bagi kemajuan ilmu pengetahuan saat ini. Salah satu rumus yang paling terkenal dan membuatnya banyak dikenal orang adalah rumus Teori Relativitas yaitu E=mc².


Kelahiran Hingga Masa Remaja Albert Einstein
Albert Einstein adalah ilmuwan keturunan Yahudi. Albert Einstein dilahirkan di Ulm, Kerajaan Wuttemberg yang masih wilayah kerajaan Jerman pada tanggal 14 Maret 1879. Ayah Albert Einstein bernama Hermann Einstein dan Ibunya bernama Pauline. Keluarga Einstein termasuk keluarga sederhana. Pekerjaan ayahnya hanyalah penjaja ranjang bulu yang kemudian beralih profesi menjadi ahli elektrokimia. Namun keluarganya sangatlah concern terhadap pendidikan anaknya terutama dibidang Sains dan musik.



Albert Einstein Saat Berusia 3 Tahun

Einstein kecil disekolahkan di sekolah Katolik dan ia juga diikutkan kursus biola. Bukti bahwa keluarganya sangat menyukai Sains adalah jika mereka menghadiahi anaknya maka itu berhubungan dengan ilmu pengetahuan. Seperti suatu ketika ayahnya memberinya sebuah kompas kantung dan meminta Einstein untuk mengamatinya. Dari situlah perkenalan Albert Einstein terhadap Sains terus dipupuk. Einstein melihat bahwa di dalam kompas kantung itu terdapat ruang kosong yang bereaksi terhadap jarum di kompas itu.

Jika di dalam keluarganya Einstein diasah untuk kritis terhadap hal-hal yang berkaitan dengan Sains bukan berarti Albert Einstein selalu juara kelas di Sekolahnya. Terbukti bahwa Einstein mengalami kesulitan mengikuti mata pelajaran di Sekolahnya terutama justru berhitung dan ilmu alam. Benar-benar kontroversial. Albert Einstein dianggap murid yang terbelakang di sekolahnya. Hal ini dikarenakan kepribadiannya yang introvet dan pemalu, namun setelah diteliti otaknya saat ia meninggal dunia, hal ini dikarenakan struktur otaknya yang tidak biasa dari umumnya orang. Einstein memiliki kecenderungan berpikir dengan olah pikirnya sendiri sedangkan pelajaran sekolah menyuruh murid untuk berpikir dengan cara orang lain yaitu gurunya, hal inilah yang membuat Einstein kesulitan mengikuti alur belajar di sekolah.

Namun keluarganya tidak putus asa walau anaknya di cap sebagai anak yang lamban di Sekolahnya. Paman Einstein kemudian sering menghadiahinya dengan buku-buku sains dan matematika untuk menumbuhkan minat belajarnya. Dari sinilah ia kemudian belajar sendiri dan mengembangkan pola berfikir dan kepandaiannya sendiri.

 

Albert Einstein Saat Berusia 14 Tahun

Pada waktu Albert Einstein berumur 15 tahun yaitu di tahun 1894, keadaan ekonomi keluarganya mengalami kemunduran karena usaha ayahnya di bidang elektrokimia mengalami kebangkrutan. Terpaksalah Einstein dan keluarganya pindah ke Pavia, Milan-Italia.

Setelah menamatkan Sekolah Menengah Atasnya, Albert Einstein kemudian memilih masuk ke Eidgenössische Technische Hochschule (Institut Teknologi Swiss Federal, di Zurich). Akan tetapi saat tes ia gagal. Ternyata sebelum menemukan teori relativitasnya dan dinyatakan sebagai ilmuwan besar, Albert Einstein selalu mengalami kegagalan di bidang akademik. Ditahun berikutnya ia mendaftar lagi dan gagal lagi namun kemudian ia berhasil masuk. Ternyata yang namanya ilmuwan besar juga tidak selalu menjadi bintang di sekolahnya. Namun ia bukannya tidak mengembangkan ilmunya sendiri, ia terus melakukan penelitian-penelitian secara otodidak sesuai dengan pola pikirnya.

Pada tahun 1896 tepatnya saat Einstein berumur 17 tahun, ia memutuskan untuk melepas kewarganegaraan Jermannya dan memilih untuk tidak punya warga negara. Ada sumber lain yang mengatakan bahwa keluarganya pindah dari Jerman ke Italia dan Albert Einstein melepas kewarganegaraan Jermannya karena kecewa dengan pemerintahan Jerman yang anti Yahudi. Ini juga didukung bahwa sepeninggal Einstein dari Jerman, Nazi yang terkenal anti Yahudi menguasai Jerman dan memusuhi orang Yahudi.

Pada tahun 1901 setelah lima tahun terombang-ambing tak memiliki kewarganegaraan, Einstein akhirnya memutuskan untuk menjadi warga negara Swiss.

Kisah Cinta Albert Einstein dan Mileva Maric

Saat menimba ilmu di Eidgenössische Technische Hochschule (Institut Teknologi Swiss Federal, di Zurich), Albert Einstein berkenalan dengan seorang wanita Serbia sekaligus Matematikawan yang bernama Mileva Maric. Mereka berdua sering berdiskusi tentang Sains dan akhirnya mereka menjalin hubungan asmara. Dari hubungan ini mereka memiliki seorang puteri yang bernama Lieserl yang lahir tahun 1902 di bulan Januari, namun puteri mereka dianggap anak ilegal karena Albert Einstein dan Mileva belum menikah secara sah.

Einstein dan Mileva kemudian menikah pada tahun 1903 tanggal 6 Januari. Dari pernikahan ini mereka dianugerahi anak lagi yang bernama Hans Albert Einstein yang lahir pada tanggal 14 Mei 1904.


Albert Einstein Saat Muda 

Masa Dewasa Masa Menghasilkan Karya

Setelah Einstein lulus dari Eidgenössische Technische Hochschule (Institut Teknologi Swiss Federal, di Zurich), ia memutuskan untuk mencari pekerjaan yang berkenaan dengan pengajaran atau penelitian di almamaternya namun selalu ditolak dikarenakan sifat Einstein yang selalu semau sendiri dalam bekerja. Saat masih kuliah Eistein sering membuat professor pembimbingnya marah karena sifatnya tersebut sehingga ini membuat track record yang buruk bagi dirinya.
Seorang teman Einstein yang dahulu sekelas dengannya merasa kasihan pada Einstein dan melalui ayah temannya ini Einstein kemudian dipromosikan untuk bekerja di Kantor Paten Swiss pada tahun 1902. 

Dari awal kuliah Albert Einstein sangat concern terhadap hal-hal yang berbau fisika sehingga saat ia bekerja di kantor Paten, Einstein ditempatkan untuk menilai aplikasi paten penemu untuk alat-alat yang membutuhkan pengetahuan di bidang fisika. Einstein juga membantu sang calon pemilik hak paten untuk memperbaiki desain dan cara kerja alat yang diajukan hak patennya agar dapat bekerja lebih efektif dan efisien.

Selain bekerja di Kantor Paten Swis, Albert Einstein juga tetap melakukan penelitian tentang Fisika. Ia kemudian menulis tiga thesis yaitu tentang Gerak Brownian, Efek Fotolistrik dan Relativitas Khusus. Artikel-artikelnya ini yang kemudian menjadi dasar bagi fisika modern. Dari artikelnya tersebut Einstein mendapat hadiah Nobel untuk thesisnya tentang Efek Fotolistrik, namun begitu banyak ilmuwan yang menganggap bahwa tidak hanya thesis tentang Efek Foto Listrik saja yang berhak mendapat Penghargaan Nobel akan tetapi thesisnya yang lain juga seharusnya pantas mendapat hadiah Nobel. 

Karena para ilmuwan beranggapan Einstein telah berhasil menjembatani antara teori dengan prakteknya serta Einstein bisa menjelaskan hasil eksperimen yang sebelumnya sangat membingungkan ilmuwan selama tahun sebelumnya. Albert Einstein kemudian menyerahkan thesis-thesisnya ke “Annalen der Physik” yaitu organisasi Persatuan Fisika Murni dan Aplikasi.

Tahun Prestasi

Tahun 1905 adalah tahun prestasi bagi Einstein karena ditahun itulah banyak karyanya yang mendapat apresiasi publik. Berikut ini adalah daftar karya Albert Einstein selama tahun 1905 :

   Bulan Maret 1905 : Albert Einstein menulis dan mempublikasikan karyanya tentang Aplikasi Ekipartisi Pada Peristiwa Radiasi, dimana paper ini adalah pengantar dari hipotesa kuantum cahaya yang berdasarkan pada statistik Boltzmann. Di paper tersebut Einstein juga menjelaskan tentang efek foto listrik yang akhirnya mengantarkan dirinya menjadi pemenang hadiah Nobel.

      Bulan April 1905 : Albert Einstein memperoleh gelar doktoralnya yaitu P.hD dari Universitas Zurich atas papernya yang mengulas tentang penentuan baru ukuran-ukuran molekul.

     Bulan Mei 1905 : Albert Einstein menulis paper tentang Gerak Brown atau yang terkenal dengan Gerakan Brownian. Dimana dalam thesisnya yang berjudul "On the Motion—Required by the Molecular Kinetic Theory of Heat—of Small Particles Suspended in a Stationary Liquid" Einstein mengulas tentang gerakan Brownian yaitu dengan mengamati gerakan atom, kita dapat mengetahui jumlah atom menggunakan mikroskop biasa. Sebelum thesis ini banyak ilmuwan Fisika dan Kimia yang berselisih faham karena mereka meragukan “Apakah atom itu benar-benar suatu benda yang nyata atau bukan.” Tapi setelah thesis Einstein ini , jelaslah bahwa atom merupakan satuan terkecil suatu materi dimana didalamnya terdapat proton dan nukleon.

       Bulan Juni-September 1905 : Einstein menulis tentang Teori Relativitas Khusus yang dikemudian hari menjadi terkenal dengan rumusnya E=mc². Dimana E adalah Potensi energi yang dihasilkan (joule). m adalah massa suatu benda yang bergerak (kg) dan c2 adalah kecepatan cahaya dalam ruang hampa = 3 x 108 m/s.

Pada Teori Relativitas Khusus ini Einstein menerangkan bahwa jika suatu benda yang bermassa m diberi kecepatan cahaya pangkat dua maka akan dapat menghasilkan energi yang begitu besar. Dengan kata lain 1 gram massa dapat menghasilkan energi untuk memasok kebutuhan listrik sebesar 2700000 watt selama setahun penuh. Listrik sebesar ini dapat memasok rumah dengan daya 900 watt sebanyak 3000 rumah selama satu tahun penuh.
 
Teori Relativitas Khusus

Paper Einstein tentang Teori Relativitas Khusus ini kemudian dimuat Annalen der Physik dengan judul Zur Elektrodynamik bewegter Kerper (Elektrodinamika benda bergerak). Dan dari situlah nama Albert Einstein kemudian mulai terkenal.

Hasil temuan Einstein ini kemudian disalah gunakan untuk mengembangkan Senjata Nuklir yang kemudian digunakan untuk menghabisi warga Hiroshima dan Nagasaki.

Einstein banyak menyerahkan paper-paper nya pada “Annalen der Physik” yang kemudian di tahun 1995 bertepatan dengan perayaan 100 tahun Albert Einstein, seluruh papernya di tahun 1905 dipublikasikan ke publik. Dan tahun 1995 diperingati sebagai Tahun Fisika.

Karir Albert Einstein sebagai pengajar akhirnya meningkat. Ini terlihat pada tahun 1909 ia diangkat sebagai Profesor di Universitas Zurich. Di tahun 1915 ia berhasil menyelesaikan seluruh teori relativitasnya dan di tahun 1921 ia mendapat hadiah Nobel di bidang ilmu fisika. Selain teori relativitas, Albert Einstein juga mengembangkan teori kuantum dan teori medan menyatu.
 


The inaugural award Max Planck presents Albert Einstein with the Max Planck medal of the German Physical Society 28 June 1929 in Berlin Germany.

Albert Einstein Menjadi Warga Negara Amerika

Menjadi orang yang jenius, pandai, terkenal dan sukses bukan berarti Albert Einstein tidak punya musuh. Banyak juga orang yang entah itu tidak suka atau memang tidak sepaham dengan Einstein berusaha menjatuhkannya dan menghalang-halanginya dalam meneruskan penelitian. Akhirnya karena kegiatann ilmiahnya baik sebagai pengajar atau peneliti mulai terganggu ia dan keluarganya memutuskan untuk pindah ke Amerika Serikat dan pada tahun 1933 Albert Einstein memutuskan untuk menjadi warga negara Amerika Serikat.

Albert Einstein adalah keturunan Yahudi dimana saat itu memang sedang ada pembantaian besar-besaran orang Yahudi oleh Nazi. Maka wajar jika saat itu banyak Yahudi berpindah dari satu negara ke negara lainnya termasuk Einstein untuk menyelamatkan diri dan keluarganya.

Namun untuk Einstein, setelah ia menghasilkan karya besar, ia dianggap telah memberikan kontribusi yang besar terhadap komunitas Yahudi dan Dunia melalui ilmu pengetahuan dan memiliki karya sehingga Einstein pernah di daulat menjadi Presiden Israel yang ke dua namun ia menolak karena merasa tidak berkompeten menjadi kepala negara.

Albert Einstein Wafat

Pada tahun 1955 tanggal 17 bulan April, Albert Einstein mengalami pendarahan internal karena pecahnya aorta perut. Memang saat itu Einstein pernah menjalani operasi yang ditangani oleh dr. Rudolph Nissen di tahun 1948. Mungkin pecahnya aorta perut itu juga lanjutan dari dampak operasi yang ia lakukan. Saat ia sedang mempersiapkan diri menulis teks pidato di televisi untuk memperingati ulang tahun negara Israel yang ke tujuh, Einstein menghembuskan nafas terakhir dengan kata-kata terakhirnya "Saya ingin pergi ketika saya ingin. Hambar untuk memperpanjang hidup artifisial. Saya telah melakukan bagian saya, sekarang saatnya untuk pergi, aku akan melakukannya dengan elegan / aku akan pergi dengan damai." Albert Einstein tidak mau dioperasi lagi dan ia meninggal di usia yang ke 76 di Rumah Sakit Princeton.

Saat Albert Einstein di autopsi, ahli patologi Rumah Sakit Princeton yang bernama Thomas Stoltz Harvey mengambil otak Einstein dan mengawetkannya tanpa pemberitahuan pada keluarga Einstein. Hal ini dilakukan untuk meneliti mengapa otak Einstein begitu cerdas sehingga akan berguna di kemudian hari. Fisik Einstein kemudian di kremasi dan abunya disebar di sebuah lokasi yang di rahasiakan.

Pada peringatan hari Einstein, seorang ahli nuklir yang bernama Robert Oppenheimer mengatakan kesannya terhadap Albert Einstein seperti berikut "He was almost wholly without sophistication and wholly without worldliness. There was always with him a wonderful purity at once childlike and profoundly stubborn." Atau jika diterjemahkan adalah "Dia hampir seluruhnya tanpa kecanggihan dan sepenuhnya tanpa keduniawian. Selalu ada bersamanya kemurnian indah sekaligus kekanak-kanakan dan keras kepala mendalam."


Penghargaan Dunia Untuk Albert Einstein

Karena jasa-jasanya di bidang ilmu pengetahuan, nama Einstein dijadikan nama sebuah satuan dalam fotokimia. Sebuah unsur kimia juga dinamai Einsteinium dan sebuah asteroid dinamai 2001 Einstein.


Penghargaan Dunia

Selain itu di tahun 1999 oleh majalah Time, Albert Einstein dianggap sebagai Tokoh Abad Ini.


print this page Print