Cultural studies memfokuskan diri pada
hubungan antara relasi-relasi sosial dengan makna-makna. Berbeda dengan
"kritik kebudayaan" yang memandang kebudayaan sebagai bidang seni,
estetika, dan nilai-nilai moral/kreatif, cultural studies berusaha mencari
penjelasan perbedaan kebudayaan dan praktek kebudayaan tidak dengan menunjuk
nilai-nilai intrinsik dan abadi (how good?), tetapi dengan menunjuk seluruh
peta relasi sosial (in whose interest?).
Life is short, There is no time to leave important words unsaid.
Tuesday, February 11, 2014
Sistem Pembuangan Landfill
Landfill adalah sebuah area yang menjadi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah. secara garis besar, berdasarkan metode dan perlakuan di dalam landfill, Landfill dibagi menjadi tiga, yaitu Open Dumping, Controlled Landfill, dan Sanitary Landfill. Berikut akan dibahas satu persatu.
Monday, February 10, 2014
Ternyata Moyang Orang Maluku adalah Bangsa Yahudi
Iitulah
yang dikatakan Rabbi Resley dalam bukunya “Pintu Gerbang Emas Israel
Yang Tertinggal di Indonesia”.
Terungkapnya
keberadaan orang Israel di Maluku ini dimulai dari penelitian penulis mengenai asal-usul
nenek moyang penulis sendiri, yaitu penduduk awal (mula-mula) Pulau S’rua yang
adalah pulau ketiga dari Kepulauan Teon, Nila, S’rua (TNS). Namun ternyata
penelitian ini meluas ke kebudayaan Maluku secara keseluruhan.
Pemerintah Inggris dan Belanda Dukung Solusi Damai di Tanah Papua
Foto bersama usai pertemuan LP3BH Manokwari dan utusan kedutaan Inggris dan Belanda untuk Indonesia. Foto: Yan Warinussy
Monday, January 13, 2014
TOO PRECIOUS TO WASTE
This is your
life, so don’t settle for a cheap imitation. Live each moment of it with
substance.
Life is too
precious to waste even a little bit of it on meaningless junk. Give your time,
your attention, your efforts and your energy to what really matters.
If something
doesn’t concern you, don’t let it consume you. If something doesn’t really
matter, then let it go.
There are
only so many hours in this day. Choose to spend every one of those hours in the
service of what truly matters.
Your
priorities are based not on what you say or intend, but on what you actually do
with your time. Choose positive, meaningful priorities by spending your time in
positive, meaningful ways.
Devote
yourself to what truly matters. And add more richness to your world with each
passing moment.
Tuesday, January 7, 2014
Hai Kota Mungil Bethlehem
Hai kota
mungil Betlehem, betapa kau senyap;
bintang di langit cemerlang melihat kau lelap.
Namun di lorong g'lapmu bersinar T'rang baka:
Harapanmu dan doamu kini terkabullah.
bintang di langit cemerlang melihat kau lelap.
Namun di lorong g'lapmu bersinar T'rang baka:
Harapanmu dan doamu kini terkabullah.
Sebab bagimu
lahir Mesias, Tuhanmu;
malaikatlah penjagaNya di malam yang teduh.
Hai bintang-bintang fajar, b'ritakan Kabar Baik:
Sejahtera di dunia! Segala puji naik!
malaikatlah penjagaNya di malam yang teduh.
Hai bintang-bintang fajar, b'ritakan Kabar Baik:
Sejahtera di dunia! Segala puji naik!
Saturday, August 24, 2013
Menjadi Profesor di Usia 26, Irwin Yousept Siap Membangun Indonesia
Irwin Yousept (31) meraih gelar profesornya di usia yang
masih muda yakni 26 tahun. Kini dia bekerja di Technischen Universitat
Darmstadt, Universitat in Hessen, Jerman sebagai pengajar.
Irwin tidak lupa dengan tanah kelahirannya, Indonesia. Dia mengaku siap jika suatu saat dibutuhkan untuk membangun tanah air Indonesia.
“Saya sangat bangga sekali, saya akan siap balik ke Indonesia apabila Indonesia membutuhkan,” saat berbincang dengan sejumlah wartawan termasuk detikcom di Hotel Adlon Kempinski, Berlin, Jerman, Selasa (6/3/2013). Irwin adalah salah satu Diaspora Indonesia yang hadir dalam pertemuan dengan Presiden SBY yang sedang melakukan kunjungan kerja di negara tersebut.
Pria yang akrab disapa Yousept ini mengambil jurusan Matematika di Technische Universitt Berlin. Yousept hanya membutuhkan waktu 2,5 tahun untuk merampungkan sarjana strata I dan II, serta 2,5 tahun untuk mendapatkan gelar Doctor of Philosophy (Phd).
Irwin tidak lupa dengan tanah kelahirannya, Indonesia. Dia mengaku siap jika suatu saat dibutuhkan untuk membangun tanah air Indonesia.
“Saya sangat bangga sekali, saya akan siap balik ke Indonesia apabila Indonesia membutuhkan,” saat berbincang dengan sejumlah wartawan termasuk detikcom di Hotel Adlon Kempinski, Berlin, Jerman, Selasa (6/3/2013). Irwin adalah salah satu Diaspora Indonesia yang hadir dalam pertemuan dengan Presiden SBY yang sedang melakukan kunjungan kerja di negara tersebut.
Pria yang akrab disapa Yousept ini mengambil jurusan Matematika di Technische Universitt Berlin. Yousept hanya membutuhkan waktu 2,5 tahun untuk merampungkan sarjana strata I dan II, serta 2,5 tahun untuk mendapatkan gelar Doctor of Philosophy (Phd).
Wednesday, July 3, 2013
Fashion dan Identitas
Dalam masyarakat modern, semua manusia
adalah performer. Setiap orang diminta untuk bisa memainkan dan mengontrol
peranan mereka sendiri. Gaya pakaian, dandanan rambut, segala macam asesoris
yang menempel, selera musik, atau pilihan-pilihan kegiatan yang dilakukan,
adalah bagian dari pertunjukan identitas dan kepribadian diri. Kita bisa
memilih tipe-tipe kepribadian yang kita inginkan lewat contoh-contoh
kepribadian yang banyak beredar di sekitar kita—bintang film, bintang iklan,
penyanyi, model, bermacam-macam tipe kelompok yang ada—atau kita bisa
menciptakan sendiri gaya kepribadian yang unik, yang berbeda, bahkan jika perlu
yang belum pernah digunakan oleh orang lain.
Anthony Synott (1993) berhasil memberikan penjelasan yang bagus tentang
rambut. Dalam beberapa hal, rambut tidak sekedar berarti simbol seks penanda
laki-laki dan perempuan. Ia juga simbol gerakan politik kebudayaan tertentu.
Menurutnya, model rambut yang berbeda menandakan model ideologi yang berbeda
pula. Tahun 50-an yang membawa iklim pertumbuhan dan kemakmuran di Amerika ikut
menghembuskan kebebasan ekspresi individual baru termasuk jenis model rambut
baru. Model rambut yang dibentuk menyerupai ekor bebek menjadi sangat populer
saat itu. Tokoh-tokoh utama jenis rambut ini adalah Elvis Presley dan Tony
Curtis. Setelah itu berlangsunglah era model rambut beatnik look yang
dipelopori oleh James Dean dan Marlon Brando.
DASAR-DASAR BERMAIN DRAMA
Sesuai dengan judulnya, maka tulisan ini
hanya membatasi diri kepada persoalan dasar-dasar bermain drama dengan mengupas
modal dasar yang dimiliki oleh setiap orang (calon) pemain drama. Dengan
demikian, diharapkan pengertian teoritis dasar dalam bermain drama dapat lebih
dahulu diterima sebelum melangkah ke cara-cara penggarapan dan pelatihannya.
TENTANG DRAMA
Kata "drama" berasal dari bahasa
Yunani, yaitu DRAOMAI yang berarti berlaku seperti ..., berbuat seperti ...,
beraksi seperti ..., dan bertindak seperti ... .
Dari situlah hadir beragam difinisi
terhadap drama dari para ahli drama yang bila dirangkum kesemuanya akan lahir
sebuah statement, bahwa drama adalah manusia.
Mengapa?
Dalam Ruang Pribadi Penonton : Romantisme dan Ekonomi Politik Sinteron Indonesia
Televisi memang telah jadi
perhatian studi-studi kebudayaan
sejak lama, dan menurut saya
memang tidak ada media lain yang
menyamai televisi dalam hal
besarnya volume teks-teks budaya
populer yang dihasilkan.
Rasanya, televisi selalu mampu
melahirkan bagian-bagian baru
yang menarik untuk diamati dan
dianalisa, mulai dari siaran
berita, iklan televisi, sinetron,
film televisi, talk show,
kuis-kuis, acara musik, dan
Cyberculture
Term cyberspace diperkenalkan
tahun 1984 oleh William Gibson
dalam novelnya Neuromancer
(sebelumnya cyberspace disebut
sebagai the Net, the Web, the
Cloud, the Matrix, the
Metaverse, the Datasphere,
the electronic frontier, the
Information Superhighway,
dll.). Cyberspace menjadi setting
utama novel-novel Gibson
selanjutnya, Count Zero (1986), Mona
Lisa Overdrive (1988), dan
Virtual Light (1993). Belakangan
karya fiksi yang memakai gaya Gibson disebut
cyberpunk. Tokoh
utama cyberpunk, selain
Gibson, adalah Pat Cadigan yang
menulis Patterns (1989),
Synners (1991), dan Fools (1994).
Dalam Neuromancer Gibson
menjelaskan cyberspace sebagai
"pamandangan yang
dihasilkan oleh komputer-komputer yang
‘ditancapkan langsung’—kadang
juga dengan langsung memasukkan
elektroda-elektroda ke dalam
soket-soket yang ditanamkan di
otak".
Budaya Populer
Adalah media massa Amerika yang telah
meraih apa yang tidak mungkin bisa dilakukannya melalui politik, yakni dominasi
Amerika atas dunia. Hollywood sukses, sedangkan Pentagon justru gagal! Padahal
pada kenyataannya, film maupun alat-alat pertahanan adalah dua bidang yang
memberikan penghasilan terbesar bagi ekonomi Amerika. Dunia menonton dengan
keterpikatan hipnotis pemutaran ulang episode-episode opera sabun Amerika; di
seluruh dunia orang bertanya ''siapa yang menembak JR?'' dalam serial Dallas
atau ''siapa yang membunuh Laura Palmer?'' dalam film ''Twin Peaks''. Impian
Amerika dianggap tak bisa dilawan. (''Lubang Hitam Kebudayaan'', Hikmat
Budiman).
Thursday, June 20, 2013
Budaya Materi
Apa makna benda-benda bagi manusia? Baik
dari sudut pandang masyarakat tradisional maupun masyarakat modern pertanyaan
ini bisa dijawab dengan dua hal, yang merupakan pokok kajian budaya materi
(budaya pemanfaatan benda-benda oleh manusia, bagaimana manusia berhubungan
dengan benda). pertama, benda-benda bisa
diletakkan dalam perspektif fungsional saja. Dalam perspektif ini sebuah
piring berfungsi sebagai wadah makanan, senjata berfungsi sebagai alat berburu
dan mempertahankan diri terhadap serangan musuh, sepatu berfungsi sebagai
pelindung kaki dsb. Fenomena peradagangan/ekonomi juga masih termasuk dalam
perspektif ini. Yang kedua, benda-benda bisa
juga diletakkan dalam perspektifnya sebagai totem, yaitu diasosiakan secara
simbolik dengan sesuatu yang lain. Di sini benda-benda berperan sebagai
pembawa maknamakna sosial tertentu. Cincin misalnya, yang tak terlalu penting
dalam perspektif fungsional, dalam perspektif totem bisa bermakna kecantikan,
kekayaan, atau ikatan kesetiaan dsb. Contoh-contoh ini menunjukkan bahwa benda-benda,
seperti diteorisikan Mary Douglas (antropolog) dan Baron Isherwood (ekonom)
(1979), mampu mengkongkretkan makna-makna sosial yang abstrak seperti
kesetiaan, kepatuhan, dsb.
Subscribe to:
Posts (Atom)
.jpg)







.jpg)
